8 Drama Korea Tentang Kesehatan Mental yang Wajib Kamu Tonton!

30 komentar

drama Korea tentang kesehatan mental
 

10 Oktober 2020 yang jatuh pada hari ini cukuplah istimewa karena sekaligus menjadi Hari Kesehatan Mental Sedunia. Dengan kondisi dunia yang semakin tak menentu di tahun ini, kamu tentu tak boleh abai mengenai kesehatan mental. Supaya tak seperti materi kuliah, gimana kalau kita membahas mengenai drama-drama Korea tentang kesehatan mental?

Yap, drama Korea pada dasarnya tidak hanya mengenai kisah cinta kaya-miskin, aktor dan aktris yang begitu rupawan poreless hingga sederet soundtrack yang tidak membosankan. Salah satu aset devisa terbesar Korea Selatan ini telah berkembang menjadi karya budaya yang bukan cuma sekadar tontonan.

Sineas-sineas Korea Selatan (dengan dukungan penuh pemerintahnya), mampu meramu materi yang mungkin begitu berat seperti mental health dalam suguhan serial drama yang tidak bikin pening. Bahkan kamu mungkin tak akan menyadari jika dalam drama Korea tersebut membahas perkara kesehatan mental, lantaran terpesona dengan alur cerita, akting dan paras cast yang mempesona.

Baca juga:  Air Terjun Watu Ondo, Si Kembar Cantik di Kaki Gunung Welirang

Nah, berkaitan dengan Hari Kesehatan Mental Sedunia, saya ingin mengenalkan sederet drama Korea tentang kesehatan mental yang wajib kamu tonton. Sejalan dengan tema tahun 2020 yakni Bergerak untuk Kesehatan Mental: Peningkatan Investasi Dalam Kesehatan Mental, saya, kamu, kita, tentu harus mulai memahami perkara mental health ini. 

Dahlah, nggak usah terlalu banyak mukadimah, inilah delapan drama Korea tentang kesehatan mental terbaik sekaligus favorit saya yang wajib kamu tonton!

1. Good Doctor (2013)

Drama Korea Good Doctor (2013)

Penyakit Mental: Savant Syndrome

Sejak peran menyebalkannya sebagai Gu Ma Joon di KING OF BAKING, KIM TAK GOO (2010), Joo Won langsung masuk radar sebagai salah satu aktor Korea Selatan favorit saya. Dan pada tahun 2013, Joo Won membuat saya semakin bangga memilikinya. Berperan sebagai Park Shi On, Joo Won membuktikan kalau dia tak hanya tampan, tapi juga brilian dalam berakting.

GOOD DOCTOR mengisahkan soal Shi On, seorang dokter yang autis sekaligus menderita penyakit mental sindrom savant. Shi On memang terlahir dengan kecerdasan di bawah normal, tapi dia punya kemampuan istimewa dalam bidang medis! Dia bahkan sukses melakukan pertolongan pertama yang cukup berisiko pada anak yang mengalami kecelakaan fatal, tanpa pernah terlibat dalam operasi sekalipun. Semua bermodalkan insting, ingatan dan pengetahuan medisnya semata.

Menyaksikan GOOD DOCTOR, kita akan tahu bahwa penderita sindrom savant akan selalu mendapat diskriminasi sekalipun kemampuan mereka di sebuah bidang sangat luar biasa. Namun Shi On berhasil membuktikan kalau dirinya adalah dokter berkualitas dan profesional, sama seperti rekan-rekan lainnya yang tampak 'normal'. Karena populer dan sangat sukses, GOOD DOCTOR diadaptasi menjadi serial TV Amerika pada tahun 2017, serial TV Jepang pada tahun 2018 dan serial TV Turki pada tahun 2019.

2. It's Okay that's Love (2014)

Drama Korea It's Okat that's Love (2014)

Penyakit Mental: Genophobia, Tourette Syndrome, Schizophrenia

IT'S OKAY, THAT'S LOVE adalah serial drama Korea terbaik bagi kamu yang ingin tahu seperti apakah dampak penyakit mental sangat mempengaruhi kehidupan sehari-hari. Serial yang sudah berusia enam tahun ini ini akan membuat kamu menyelami kehidupan seorang psikiater bernama Ji Hae Soo (Gong Hyo Jin) yang menderita genophobia (takut berhubungan seksual), lantaran trauma akibat perselingkuhan ibunya.

Penyakit mental itu mempengaruhi hubungannya dengan Jang Jae Yeol (Jo In Sung) yang menderita schizophrenia (gangguan obsesif-kompulsif). Kamu juga akan melihat persahabatan unik antara Jae Yeol dengan Park Soo Kwang (Lee Kwang Soo) yang menderita tourette syndrome (penyakit neuropsikiatrik yang membuat penderitanya mengeluarkan ucapan/gerakan spontan tanpa bisa dikontrol).

Bersama-sama, mereka para penderita penyakit mental ini saling berusaha menyembuhkan satu-sama lain dalam alur kisah yang begitu hangat. So healing!
 

3. Kill Me Heal Me (2015)

Drama Korea Kill Me Heal Me (2015)

Penyakit Mental: Dissociative Identity Disorder (DID)

Kalau boleh memilih apakah drama Korea tentang kesehatan mental yang paling saya sukai, KILL ME HEAL ME jelas masuk di urutan pertama. Dari awal sampai akhir, serial drama ini benar-benar menguras emosi, bikin nangis, bikin ketawa dan sangat sesak. Bahkan berkali-kali ditonton, saya masih begitu nelongso dengan kehidupan masa kecil Oh Ri Jin (Hwang Jung Eum) dan Cha Do Hyun (Ji Sung).

Dalamdrakor ini, kamu akan dibawa melihat kehidupan seorang Do Hyun, pewaris kaya raya yang ternyata menderita DID alias kepribadian ganda. Bukan cuma dua, Do Hyun 'membagi' jiwanya menjadi tujuh kepribadian yang luar-biasa berbeda termasuk kesayangan saya, Shin Se Gi. Dan semua kepribadian dalam diri Do Hyun itu memiliki cerita berbeda-beda yang tentunya sangat menyentuh hati dan bikin banjir air mata pas semua terungkap satu-persatu.

Berkat KILL ME HEAL ME, Ji Sung menjadi salah satu aktor Korea Selatan dengan akting terbaik yang pernah ada. Nggak heran juga kalau KILL ME HEAL ME membuat serial drama Hyun Bin yang mengangkat cerita kepribadian ganda juga berjudul HYDE, JEKYLL, ME kalah telak, meskipun sama-sama dirilis tahun 2015.

4. The Girl Who Sees Smeels (2015)

Drama Korea The Girl Who Sees Smeels (2015)

Penyakit Mental: Synesthesia, Congenital Analgesia

Dua penyakit mental yang sangat langka tapi juga sangat menarik menjadi plot utama dalam serial drama THE GIRL WHO SEES SMELL ini. Adalah Oh Cho Rim/Choi Eun Seol (Shin Se Kyung) yang merupakan saksi hidup dari pembunuhan orangtuanya, merupakan penderita Synesthesia. Karena synesthesia, Cho Rim bisa melihat aroma dengan matanya alih-alih merasakannya.

Kemudian ada detektif Choi Moo Gak (Park Yoochun) yang mengalami congenital analgesia, sehingga dia tidak bisa merasakan sakit secara fisik. Ketidak sempurnaan yang dialami Cho Rim dan Moo Gak justru membawa mereka ke sosok pembunuh berantai barcode mengerikan tapi tampan bernama Kwon Jae Hee (Nam Goong Min) yang kebetulan menderita prosopagnosia (kebutaan wajah).
 
 

Baca juga:  Pengalaman 12 Kali Steril Kucing dalam Setahun

5. Cheese in the Trap (2016)

Drama Korea Cheese in the Trap (2016)
 

Penyakit Mental: Antisocial Personality Disorder

Setelah akting menawannya sebagai Lee Hwi Kyung di MY LOVE FROM THE STAR (2013), Park Hae Jin mengambil peran yang cukup menantang tiga tahun kemudian di CHEESE IN THE TRAP. Diangkat dari webtoon populer, serial drama ini fokus pada sosok Yoo Jung, mahasiswa teladan yang tampan, anak keluarga kaya raya, pintar dan atletis.

Tapi di balik tampilan sempurna Yoo Jung, dia adalah penderita gangguan kepribadian sosial. Penyakit mental itu membuat Yoo Jung sangat manipulatif dan cenderung menyakiti orang-orang yang membuatnya jengkel, dengan memanfaatkan orang lain. Yah meskipun emang drakor ini punya ending yang bikin kecewa, kamu yang suka sama Kim Go Eun karena GOBLIN (2016), wajib nonton dan melihat betapa kikuknya Go Eun sebagai Hong Seol.

6. Voice - Season 1 (2017)

Drama Korea Voice - Season 1 (2017)

Penyakit Mental: Narcissistic Personality Disorder (NPD)

Sebetulnya alasan utama saya nonton VOICE adalah karena ada suami virtual saya, Yesung Super Junior di serial drama ini sebagai hacker sekaligus petugas Layanan Darurat 112 bernama Oh Hyun Ho. Tapi tanpa sadar, saya langsung terpikat dengan kisah thriller kriminal yang ditawarkan VOICE

Sudah mendebarkan dan bikin penasaran sejak episode pertama, kita bakal diajak mengikuti petualangan detektif Moo Jin Hyuk (Jang Hyuk) dan Kepala Layanan Darurat 112, Kang Kwon Joo (Lee Ha Na) memecahkan kasus demi kasus. Hingga akhirnya mereka berjumpa dengan pewaris kaya raya nan tampan bernama Mo Tae Goo (Kim Jae Wook).

Lepas dari tampilan sempurna Tae Goo, dia adalah seorang pembunuh berdarah dingin sekaligus psikopat sadis yang menderita NPD. Trauma di masa kecil mengubah Tae Goo yang hangat menjadi monster dan doyan membunuh, lebih gilanya Tae Goo menganggap dirinya adalah Tuhan dan memang sangat ingin dikagumi. 

Kamu yang punya masalah dengan adegan berdarah-darah dan pembunuhan sadis, tentunya harus pikir lagi untuk nonton VOICE. Tanpa mengecilkan kemampuan akting pemain lain, Jae Wook benar-benar sempurna menghidupkan karakter Tae Goo yang luar biasa mengerikan, tapi juga luar biasa seksi.

7. My Mister (2018)

Drama Korea My Mister (2018)
 

Penyakit Mental: Depression

Suka dengan akting Lee Sun Kyun sebagai Tuan Park yang kaya raya di film PARASITE (2019)? Maka kamu harus mempertimbangkan diri menonton MY MISTER. Di serial drama ini, Sun Kyun beradu akting dengan si cantik IU. MY MISTER bisa dibilang sebagai tontonan yang cukup related dengan kehidupan saat ini.

Kisah dalam serial ini fokus pada Lee Ji An (IU) dan Park Dong Hun (Sun Kyun) yang sama-sama mengalami kesulitan dalam hidup. Istri Dong Hun yakni Kang Yoon Hee (Lee Ji Ah) ketahuan berselingkuh dengan eksekutif perusahaannya. Di lain pihak, Ji An juga mengalami depresi luar biasa karena terlilit hutang. 

Melalui MY MISTER kita akan tahu bahwa setiap orang juga punya masalah dan siapapun berpotensi terkena gangguan mental. Namun pertemuan Ji An dan Dong Hun membuat mereka saling bersahabat dan saling menguatkan satu sama lain. To be honest, akting IU dalam MY MISTER bisa dianggap sebagai akting terbaiknya sebagai aktris k-drama.

8. It's Okay to not be Okay (2020)

Drama Korea It's Okay to not be Okay (2020)

Penyakit Mental: Personality Disorder

Sebagai proyek comeback akting Kim Soo Hyun setelah wajib militer, IT'S OKAY TO NOT BE OKAY memang tidak mengecewakan. Bahkan bisa dibilang kalau serial ini sangat memuaskan kamu yang mencari tontonan drama Korea tentang kesehatan mental. Kenapa? Karena hampir semua karakter yang ada, mempunyai trauma di masa lalu yang membuat mental mereka bermasalah.

Baca juga: 'MULAN' (2020): Usaha Benci dan Cinta Untuk Disney

IT'S OKAY TO NOT BE OKAY fokus pada kehidupan tiga orang yakni perawat rumah sakit jiwa miskin bernama Moon Gang Tae (Soo Hyun), penulis dongeng anak populer nan kaya raya bernama Ko Moon Young (Seo Ye Ji) dan seorang ilustrator pengidap autis yang juga kakak dari Gang Tae bernama Moon Sang Tae (Oh Jung Se).

Ketiga tokoh ini tanpa sadar saling lari dari masa lalu dan memiliki gangguan kepribadian berbeda. Yang cukup menonjol adalah sosok Moon Young yang begitu obsesif, tapi ternyata penuh ketakutan dan anti sosial. Menonton 16 episode IT'S OKAY TO NOT BE OKAY membuat saya sadar bahwa setiap orang pasti punya ketakutan dan masalah yang ingin mereka tutupi. Tapi sudah seharusnya kita semua bisa berkata bahwa sedang tidak dalam kondisi baik. Karena bahkan tak apa-apa kalau kita sedang kenapa-kenapa.

Nah, gimana-gimana?

Ada banyak kan pilihan serial drama Korea tentang kesehatan mental? Kamu bisa memilih salah satu di antaranya untuk ditonton di platform resmi sambil mempelajari penyakit mental yang dialami orang-orang di luar sana. Dengan begitu, kita akan lebih menghargai diri dan siap membantu orang lain yang terkena gangguan mental. Karena dalam penyakit mental, satu uluran tangan atau sapaan kecil bisa membuat diri kembali hangat dan tidak berpikiran pendek.

Jadi, di Hari Kesehatan Mental Sedunia ini, yuk sama-sama nonton drama Korea tentang kesehatan mental favorit supaya kehidupan menjadi lebih baik di masa yang berat ini.

Arai Amelya
I'm a driver, never passenger in life

Related Posts

30 komentar

  1. Aku lagi gak ikutan list. tapi tertarik sama ulasan soal drama korea yang bahas kesehatan mental. judul filmnya aku tandain ya. semoga bisa melahap habis semuanya. barusan yang tamat kutonton itu Voice 3. seru dan lebih menantang di banding voice 1. tapi semuanya seru banget. film yang mengangkat kesehatan mental begini yg lagi aku cari. karena jangan jangan aku juga kena gangguan mental. eh...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha, makasih kak mau mampir. Aku juga suka banget drakor mental health gini, kebetulan udah nonton semua yg di list hehe.

      Sepakat, Voice 3 itu yg terbaik dr semua seri Voice. Tapi asli terpikat sama Mo Tae Goo, nasib, perempuan lemah malah suka psikopat.

      Hapus
  2. Bisa menambah ilmu tentang kesehatan mental. Kalo untuk penyakit mental, salah satu solusinya adalah melalui pendekatan agama.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener banget kak, pendekatan agama dan pastinya harus ke psikiater. Diobati dari dua sisi

      Hapus
  3. Saya paling seneng good doctor tuh, sampai kayak mau nangis las nonton. Endingnya juga bagus good doctor itu

    BalasHapus
    Balasan
    1. bener banget kak, Good Doctor salah satu favorit (setelah Kill Me Heal Me, hahaha).

      aktingnya Joo Won duh, gemesin lucu, kayak alami emang

      Hapus
  4. Dari daftarnya, saya cuma belum nonton serial the voice series. Waktu zaman the voice series saya baru bosan sama drama kriminal. Eh, kemarin nonton Stranger series sama Foe, kayaknya nanti bakal nyoba maraton nonton The voice series, nih, hehehehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waah udah kelar Stranger. Berangkat kak, Voice 1-2-3. Rekomendasi saya yg terbagus memang Voice 3. Tapi aku paling suka Voice 1

      Hapus
  5. Cuman nomor 1 doang yang udah pernah nonton. Tapi seneeeng semakin kesini orang semakin aware sama isu ini. Harapannya ngga ada lagii stigma negatif ke mereka yang disebut sakit psikis ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyes, emang udah waktunya juga sih semua orang aware sama mental health. Bisa dibilang silent killer juga nggak sih kalau didiemin? Yuk nonton yang lain kak J, sempatkan di sela-sela waktu super sibukmu haha

      Hapus
    2. baiklaaah, udah masuk wishlist kok kak Arai. Hihi, ditunggu review filmnya yang lain.

      Hapus
  6. Belum pernah nonton semuanya. Tapi nomor 4 Kill me heal me menarik buat ditonton nih.
    Saya memang agak menyukai baik film dan buku mengenai DID. Walau kadang bikin puyeng kepala, karena terlalu intens konfliknya.

    Thanks ya, jadi ada rekomendasi buat nonton weeken depan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ahh, iya kak. Kill Me Heal Me itu salah satu drakor favorit saya. Aku nonton berulang kali belum pernah bosen, emang sebagus itu sih menurutku mwkwkw. Mungkin memang tidak 'seberat' film Hollywood soal DID, tapi pemicu kenapa kepribadiannya terpecah, asyik untuk ditonton

      Hapus
  7. Pasti keren2 semua nih filmnya, jadi pengen nonton semuanya. Thanks banget nih rekomendasi film bagusnya, as banget saya suka nonton drakor

    BalasHapus
  8. Baru inget aku klo tgl 10 itu hari kesehatan mental. Pantesan banyak yg nulis ttg kesehatan mental. Btw boleh nih ka rekomendasi film2nya, kapan2 mau aku tonton ah

    BalasHapus
  9. Aku baru nonton its okay notbe okay aja nih ka arai..aku penasaran sama darkornya iu sama good doctor..next deh mau marathon hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Good Doctor gabakal bikin kecewa kak. Salah satu drama medis terbaik juga sih. Kalau My Mister, menurutku ini drakor terbaiknya IU

      Hapus
  10. Ku suka ❤ terima kasih untuk referensi drakor yang bakal aku tonton nanti hehe
    Beberapa ada yang udah aku liat tapi banyak juga yang belum.

    BalasHapus
  11. Sebenarnya aku bukan drakor holic sih, tapi liat dari cover dan kisi-kisi ceritanya, keknya seru yak, hihi.. Boleh deh masukin aku masukin list :D

    BalasHapus
  12. Pernah nonton voice, tapi lupa-lupa ingat sih. Terakhir nonton drakor tentang perselingkuhan itu lho. Duh yang hits kemaren. Emang ya kalo film drakor ini mereka totalitas banget, kalo bahas soal mental bakal fokus ke itu aja hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. The World of Married? Hahah, hits abis ya kalau soal selingkuh. Saya yg nggak terlalu suka tema selingkuh sampe ngikutin kisahnya dokter Ji.

      Nonton Voice yg season berapa kak? Buatku paling bagus season 3 sih, tapi season 1 yg paling kusuka haha

      Hapus
  13. halo kak, masukin juga drakor BORN AGAIN nya jang ki yong kak, hehehe. menurutku sih walau gak disebutin nama mental healthnya apa, tapi trauma dan perang batin yang dialami tokoh yang diperankan jang ki yong ( Cheon Jong-Beom/Gong Ji-Cheol ) cukup menguras emosi dan bikin kita mikir....ooh trauma dan lingkungan keluarga bisa begitu berpengaruh ya sama kesehatan mental kita

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai kak Eka,

      Aku soalnya nggak nonton Born Again sampe abis huhu, padahal ceritanya oke ya, ada tentang reinkarnasi. Mungkin krn gangguan mental yg dialami Jong Beom aku anggap mirip dg IU (depresi krn lingkungan keluarga) enggak aku masukin

      Hapus
  14. Dari ulasan film Good Docter jadi nyadar ternyata di negara maju seperti Korea Selatan aja orang yang berjuang dengan Kkesehatan mental masih kerap di "diskriminasikan", padahal dibalik itu ada potensi yang luar biasa. Apalagi kalau dikita, kayaknya masih ada deh tu cerita orang dipasung karena dianggap "gila". Tapi syukurnya sudah ada upaya untuk itu. Semoga kasus-kasus semacam itu semakin berkurang dan kita semakin aware dengan isu-isu semacam itu.

    Diantara list-list itu aku cuma pernah nonton Cheese In Trap sama The Girl Who Sees Smeels. Setuju banget ending cheese in trap agak gimana gitu. Pengen nonton itu okay to be not okay tapi belum kesampaian :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener kak, banyak orang sindrom savant selalu diremehkan, dihina dan bahkan dianiaya. Emang perkara mental health di Indonesia ini masih sering diabaikan, pengobatannya juga gitu.

      Haha, aku sampe skrang masih gasuka sm endingnya Cheese in the Trap. Semoga segera ntn drakor-nya Kim Soo Hyun ya, bagus kok menurutku

      Hapus
  15. Udah lama banget nggak nonton drakor. Ketemu tulisan mbak nih. Siap coba nonton satu satu.

    BalasHapus
  16. yes kak, selain dari kisah teman-teman yang mengalami gangguan kesehatan mental, saya mengerti jenis jenis gangguan mental juga dari drakor kak, drakor yang disebut diatas sebagian besar udah saya tonton, rate yang paling tinggi klo menurut aku ya HYDE, JEKYLL, ME, karena ada sayangku dan cintaku mas hyunbin, hwkwk, maap gak fair

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkwkw, susah ya kak kalau kesayangan yang main, jadi ndak netral. Sayang saya kurang puas dengan HYDE, JEKYLL, ME, mungkin karena ntn KILL ME HEAL ME dulu kali ya, secara dua drakor itu sama2 bahas DID.

      Tapi drakor Hyunbin setelahnya yang MEMORIES OF ALHAMBRA dan CRASH LANDING ON YOU, sukaak hahaha

      Hapus
  17. Ya ampun yang baru aku tonton tiga doang Kak ekkeek PR drakor emang butuh banyak banget waktu untuk ditonton makasih referensi nya kak

    BalasHapus

Posting Komentar

Follow by Email